Keramik alumina dibuat dengan mengolah bahan mentah bauksit secara kimia untuk menghilangkan oksida besi, titanium, silikon, dll. Keramik alumina adalah jenis produk keramik yang banyak digunakan, menawarkan keunggulan signifikan dibandingkan keramik biasa, dan penerapannya semakin meluas, terutama memenuhi kebutuhan penggunaan sehari-hari dan kinerja umum. Apa metode sintering keramik alumina?
1. Sintering mengacu pada metode teknis pemadatan blanko keramik granular menjadi bahan padat. Apa itu sintering? Ini adalah proses menghilangkan rongga antar partikel dalam blanko, menghilangkan sejumlah kecil pengotor, bahan organik, dan gas, sehingga partikel dapat berikatan dan tumbuh bersama untuk membentuk zat baru.

2. Selain sintering tekanan atmosfer (sintering tanpa tekanan), ada juga sintering isostatik panas (HIP) dan sintering pengepresan panas;
3. Pengepresan isostatik panas menggunakan gas bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi sebagai media transmisi tekanan, yang memiliki keunggulan pemanasan seragam ke segala arah, sehingga sangat cocok untuk sintering produk berbentuk kompleks; karena strukturnya relatif seragam, sifat material meningkat 10-15% dibandingkan dengan sintering pengepresan panas pada umumnya, dan 30-50% dibandingkan dengan sintering pengepresan dingin; alat pemanas yang paling banyak digunakan adalah
tungku listrik;
4. Sintering pengepresan panas terus menerus dapat meningkatkan produksi, tetapi biaya cetakan dan peralatan terlalu tinggi. Selain itu, karena melibatkan pemanasan aksial, panjang produk juga terbatas;
5. Keramik alumina juga dapat ditekan secara statis untuk digunakan pada komponen khusus yang dibutuhkan oleh industri pertahanan dan militer, seperti bantalan keramik, laras senapan, bahan bakar nuklir, dan reflektor. Selain itu, sintering plasma busur, sintering gelombang mikro, dan teknologi sintering yang dapat merambat sendiri juga sedang dikembangkan dan diteliti.
